Video

Tarbiyyah, Everything begins

Nggak bisa nggak nangis kalau dengar kisah Umar Bin Khattab (radiallahu anh). Nanti di Surga ikhwan dan akhwat boleh pegangan tangan ga? peluk sebentar gitu boleh? Hehehe. Mau ketemu Umar bin Khattab, mau foto bareng, mau kasih dia buah-buahan yang udah dipotong-potong dimasukkan ke kotak makan yang di atas tutupnya ada kata-kata mutiaranya kayak fans Korea ke idolanya. Hehehe berlebihan.
Semoga bisa bertemu beliau nanti. Aamiin.

Video ini jadi kangen kalian. Duduk manis belajar bareng tentang apapun. Aku kangen Powerful Muslimah, grup liqo ku yang seperempat tahun terakhir susah banget untuk ketemuan. Kangen kalian ngobrol seharian di selasar Masjid UI, dari jam 11 siang sampai jam 5 sore. Nggak ada yang kangen ya?

Gallery

Little Things

Dear,

Little things.

Wait, it was little but the thing with ‘s’ behind, it means there was more than one little thing. Dont ever think that little thing can not make any changes, precisely something was changed start with it. 

Make it bigger and stay humble, God always know what aims of the action. May God grant us with His beauty & mercy.

O Allah teach me how adhere to goodness, to especiality,  to the beauty of solitude without forbidden touch and to the beauty of love which always hidden. Aamiin~

pic by @nindyanovi

Gallery

Meet By The Fate

Dear,

Sesungguhnya kita semua berawal sebagai orang asing.

Itu kalimat yang sering saya renungi ketika bertemu dengan orang baru, bermain dengan teman-teman atau bahkan berkumpul dengan keluarga. Sama seperti ke-6 teman saya yang akan saya ceritakan, sebelum kami kenal, kami bertemu, kami adalah masing-masing individu yang asing. Tidak ada suatu kejadian yang terjadi karena kebetulan, bukan begitu? Ada sesuatu yang tak kasat mata atau biasa disebut idle-hand, yaitu Allah Ta’ala yang menggerakan hati kita, kaki kita untuk menyapa, bertemu sampai akhirnya menjalin hubungan pertemanan.

Ipit-Insa-Ayu-Nindy-Genis-Irna-Ipeh

Itu pula yang saya rasakan ketika akhirnya bisa berkumpul dengan mereka. Sejarah perjalanan bagaimana kami bisa bertemu dengan formasi seperti ini cukup panjang. Berawal dari saya, Insa, Irna dan Ipit yang senang berbagi cerita apapun, berbagi pemikiran, hobi dan bahkan berita. Sampai akhirnya Nindy ikut bergabung dan mengenalkan temannya, Ayu, kepada saya. Dan ternyata kami satu kegemaran, gemar bercerita dan berbagi. Lalu Ipeh pun datang ikut bergabung.

Saya tidak berpikir sampai sejauh ini, maksudnya sampai akhirnya kami membentuk sebuah nama dan tempat serta hari dimana kami berkumpul dan berbagi secara khusus. Powerful Muslimah, ya itu nama kami. Insha Allah, kata orang nama itu adalah doa, kami berharap bisa terus menjadi seorang muslim yang bersemangat serta kuat menuju kemenangan…

Dan Sabtu (6/10) kemarin adalah kali pertamanya kami berkumpul dengan misi yang sama. Kami membentuk sebuah Liqo (majelis taklim kecil yang kegiatannya mengaji dan mengkaji Al-Quran, Hadist, serta Islam itu sendiri sebagai agama yang kami anut). Dan tidak hanya itu, karena motto kami sharing is caring, maka kami pun berbagi cerita tentang hobi, passion, serta info ter-update. Pokoknya pertemuan yang bermanfaat, aamiin. Insha Allah, kegiatan ini akan berlanjut di Sabtu berikutnya.

Subhanallah, semua ini atas kehendak-Nya. Padahal sebelumnya hanya perencanaan saya dan tiga teman saya diawal. Rumah kami berjauhan, tempat kami berkumpul di Depok, tetapi ada yang tinggal di Jakarta Pusat, Bekasi dan Tangerang. Mungkin inilah yang namanya proses belajar dan pendewasaan, kami mulai memahami bahwa hidup dengan seimbang itu yang terbaik. Bahwa ketika hati ini terasa kosong, bukan hanya keluarga, teman, pekerjaan kantor, tugas kuliah, film favorit, lagu-lagu indah yang mengisi kekosongan itu, tapi ada hal lain yaitu berkumpul untuk memupuk ilmu kecintaan terhadap Tuhan, Allah Ta’ala.

Semoga kebaikan selalu menyertai orang-orang yang mau belajar dan menggali ilmu. Orang-orang yang yakin dan berpikir positif. Aamiin. Semoga kami, PM girls, bisa terus konsisten mempertahankan misi ini. Dan kedepannya bisa bermanfaat bagi orang banyak. Belajar, belajar dan belajar. Jangan lupa dengan program dan target kita ya. Kita harus saling mengingatkan ya~ Love you for Allah, guys!

Friends on that Day will be enemies one to another, except al-Muttaqoon (i.e. those who have Taqwa) (Quran 43:67)

Ketika kalian melihat orang yang sedang beribadah atau berkumpul melakukan pengajian bukan hanya karena mereka alim atau taat, tetapi sesungguhnya mereka memiliki dosa terhadap Tuhan, memohon ampun dan ingin memperbaiki diri. Istilahnya men-charge diri agar tidak jauh dari kebaikan. Setuju dengan pendapat saya?

@damnistrue : Some say people change. I say they’re just becoming what they were always meant to be.

-xoxo