#Aliensjournal: Sisters to Jannah

Dear you, 

Perkenalkan ini kakak-kakak peri gw. Yang genap satu tahun kami berteman karena Allah. Tepat malam tahun baru lalu di masjid BI bareng Hain, Kak Di, Kak Icha, Kak Cimeg untuk bermalam yang akhirnya buat grup supaya saling share tentang agama Islam. 

Tiga kakak peri yang satu Kang Cat super duper ceria kalau kemana-mana, Chiki Fawzi. Yang satu Kang Yoga yang senang berfilosofi tentang meditasi, Kak Uci. Yang Satu Kang baper yang sama bunyi pewangi ruangan aja ngira di suitin cowok, Kak Cimeg. Haha. Maaf yang Kang Kang. Lha. 

Bareng mereka hidup gw berwarna. Tingkah mereka suka bikin geleng-geleng tapi lovely. Tiga orang ini yang pertama kali gw temuin di Tahun 2017. 

Semoga kita bebas jomblo ya tahun ini. Dan bisa menuju pelaminan. Kejombloan adalah isu yang sangat hangat tapi itulah yang mempersatukan kita. 

Senang bareng mereka bisa saling menguatkan. Dan mereka-mereka ini kakak-kakak volunteer yang bisa merubah hari jadi gak ada tuh baper-baperan yang ada cuma berkarya. 

Alhamdulillah bisa jalan bareng kalian ya. Semoga bisa full team di itikaf selanjutnya. 

Nb: tinggal tunggu grup Brother to Jannah. Brader-brader yang berkumpul jg karena Allah. Siap-siap tahun 2017 pecah telor. Akan punya brader kitaaaa. aamiin.

#Aliensjournal: Oh Genis

Dear you,

Ini kebahagian yang dirangkum Instagram selama 2016. Tidak mewakili semua kehidupan gw pada tahun itu tapi baiklah coba gw bahas. 

Matcha Cream Brulee, icip-icip makanan masih tetap menjadi bagian dari hobi gw. Tapi di tahun 2017 gw berniat untuk menguranginya. Ada yang lebih menjadi prioritas gw kemana penghasilan gw harus dihabiskan. 

ENCORE! Tahun 2016 tahunnya kami jarang kumpul, semua sudah sibuk kerja belum lagi Shinta tinggal di Aussie. Jadi momen terbaik untuk kami saat itu, dan merekalah teman icip-icip gw. Adik-adik kesayangan gw.

Ada 2 momen bersama mama disana. Beliau room-mate gw yang setiap harinya tidur bareng gw. Yang paling sabar di hari-hari gw. Dan gw semakin cinta beliau. Karena beliau satu-satunya yang sayangnya unconditionally ke gw.

Foto bersama G(A)DIS gw, kami pun jarang sekali bepergian bareng tahun ini. Weekend selalu salah satu atau semuanya sibuk dengan kegiatan masing-masing. Ah gw akan selalu ingin momen ini ada. Karena mereka yang gw punya. Hanya mereka. Senang, kami sudah bisa duduk bersama, makan bersama dengan pembahasan tentang Allah. Memiliki orang-orang yang selalu membuat kalian mengingat Tuhan itu anugerah. Pegang terus. 

Monas 212. SubhanaAllah. Semoga Indonesia memiliki pemimpin yang bersinergi dengan rakyatnya untuk tetap mengesakan Tuhan. Indah banget momen solat Jumat saat itu. Biarpun ada unsur politik tapi kedamaian tergambar disitu. Allah menyaksikan kalian.

Sudah lama berhenti lari pagi di UI. Eh markas Gordon dan Power Ranger jadi pilihan Instagram. Hello. Mungkin akan gw ingat momen ini yang diambil dengan orang kesayangan. 

Terakhir, fotoku bersama gurunda Nouman Ali Khan dan berdiri di bawah twin tower waktu kunjunganku ke Kuala Lumpur November lalu. Syukur. Ini suatu yang ada diluar ekspektasi. Semoga ilmu yang didapat malam itu bisa aku praktekan. Semangat menjadi people of action ya Genis. Bagaimana menjadi Muslim seharusnya. :))

Yang terbaik untuk 2017. Semoga air mata dan rasa gundah di 2016 terbayar di 2017. Aku ingin bersama kekasih Allah. Orang-orang yang Allah sayang.

My Brain #9

​➡ 소울 메이트 

➡ 어장관리

➡ 움러

➡ 서울과 일본 갈게

➡ 결혼 

➡ 흥미로운 책 

➡ 특별한 사람을 만날 

➡ 운전 면허증 조리 

➡ 소설을 쓰고 스토리 텔링 

➡ 당신과 함께합니다

Mimpi #13

Dear you,

Suara Ustad Nouman terngiang ditelinga gw, ustad punya ciri dan nada kalau reciting Quran. Di mimpi beliau baca surat Al Insyirah. Gak tau ya maksudnya apa. Surat favorite banyak orang termasuk gw. 

Apa mungkin gw diminta kencengin bersyukurnya? Jadi ingat sama kajian Ustad Salim A Fillah yang sempat gw catat.

Hanya Allah yang tahu maksud dari mimpi kali ini. Semoga yang baik-baik.

#Aliensjournal: Penat dengan Broadcast

Dear you,

Setelah pemberitaan siapa menista apa, lalu siapa dukung siapa, siapa berpihak kemana, muncul pemberitaan tentang bakal kemana negara ini. Ada artikel yang bilang negara ini dijual lah atau negara ini krisis identitas atau pemimpinnya boneka. Whatever. Gak terlalu jadi pikiran walaupun kepikiran juga kalau seandainya semua artikel yang berisikan kekhawatiran itu benar terjadi.

Ditengah postingan itu dan teman-teman segrup berkomentar. Aku malah kepikiran tentang 2 ayat favorite Rasul saat solat rawatib Subuh. Jadi pernah dengar kajian, Rasul suka baca surat Al Kafirun di rakaat pertama dan surat Al Ikhlas di rakaat kedua saat solat rawatib qabliyah Subuh. Ntah kepikiran aja pasti ada kenapanya itu jadi favorite Rasul. Dan setelahnya teman digrup diam gak ada yang komentar lagi. Haha maaf ya jadi pemecah suasana. 

Lalu seminggu setelah pemikiran random gw itu, barusan teman satu grup ngasih link tentang faedahnya 2 surat favorite Rasul itu, Al Ikhlas dan Al Kafirun. Seperti memperjelas kontemplasi yang pernah terlintas di otak. Bahwa, kedua surat tersebut mengajarkan prinsip-prinsip tauhid. Tentang apa saja yang harus kita yakini tentang Allah dan bahwa kita diminta untuk worshiping Him Only not else. Dan kepada siapa kita harus loyal dan nggak. Dengan penutup surat, lakum dinukum waliya deen, untuk mu agamamu dan untukku agamaku. Baca selengkapnya disini.

Bukannya solat itu tujuannya untuk mengingat Allah, Gen? Benar kata gurunda-gurunda kalau mau lebih bermakna solatnya, kita harus paham arti bacaan-bacaan solat. Mungkin surat ini juga surat favorite kalian karena ayatnya sedikit. Ternyata dibalik sedikitnya ayat itu maknanya dalem. Tentang tauhid. Dan tauhid ini yang seharusnya mengakar di diri kita sebagai muslim.

Yuk berfastabiqul khairat.

Wallahualam bishawaf.