Allah Nggak Pernah Aniaya

Dear Good Tears,

Gak ada yang sia-sia dari berbuat kebaikan. Kalau tidak bisa terlihat dampaknya pada sekitar mungkin tertanam keindahan pada diri atau merasakan tentram.

Jangan pernah bosan berbuat baik ya.

Advertisements
Quote

Untuk Temanku

Dear you,

Karena beda antara kau dan aku sering jadi sengketa
Karena kehormatan diri sering kita tinggikan di atas kebenaran
Karena satu kesalahanmu padaku seolah menghapus sejuta kebaikan yang lalu
wasiat Sang Nabi itu rasanya berat sekali: “jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara”. Mungkin lebih baik kita berpisah sementara, sejenak saja menjadi kepompong dan menyendiri
Berdiri malam-malam, bersujud dalam dalam
Bertafakkur bersama iman yang menerangi hati
Hingga tiba waktunya menjadi kupu kupu yang terbang menari
Melantun kebaikan di antara bunga, menebar keindahan pada dunia

– Salim A. Fillah

Too Much Information

Dear good eaters,

Sudah dua minggu gw hidup tanpa Instagram. Jadi, gw dan teman gw buat perjanjian untuk log out dari IG selama dua minggu, dan ini hari terakhir. Alasannya karena sudah lelah dengan informasi yang terlalu banyak dan kepingin benar-benar merasakan dunia yang sebenarnya. Kemarin menemukan tulisan ini:

Lagi berpikir keras mau nge-post apa. Kalau saya posting lagi liburan keluar negri, duduk di kelas bisnis, naik mobil fortuner, pake tas lui tingtong pasti dibilang pamer. posting muka selfie akan dibilang “ya ampun berani amat ni orang, padahal gak ada cantik2nya”.

kalau posting anak anak, takut nanti ada predator pedophil. kalau posting punya suami 3, dibilang hoax karna mana mungkin ada banyak laki mau sama gua. Kalau posting lagi ibadah, pasti dibilang sok alim. Kalau posting petuah petuah dibilang nyampah.

Laahawlawalaaquwwata illabilla, apa gua buang aja nih ig?!! .
.
kata ustadNuzulDzikri “kita semua ini korban caci maki manusia, korban ghibahan manusia, korban fitnahan manusia, Betul tidak? Gak ada yang selamat dari komentarnya manusia. Antum mau baik pasti diomongin, antum mau resign dari pengajian pasti diomongin juga.

Imam Syafi’i berkata: Ridho manusia adalah cita cita yang tidak mungkin tercapai. Jadi gak usah berharap dapat simpati manusia (apalagi berharap Ridho Roma,,,,😑). .

Sedikit banyak tulisan ini menggambarkan apa yang pernah gw rasakan selama jadi pengguna Instagram. Paragraf pertama related, orang bilang gw pamer dengan posting apa yang baru gw punya dan baru alami. Sampai-sampai mereka minta gw untuk mempertanyakan maksud gw sebelum posting apapun. Diminta balik lagi, niatnya apa sharing semua kehidupan gw. Eh kehidupan? Gak semua kok. Lalu selfie, gw jarang posting foto selfie alesannya karena muka gw gak semenarik yang lain. Tapi memang senang posting groupie bareng teman-teman habis hore-hore. Tapi gw tetep aja dibilang tidak mencerminkan wanita surga 🙊 coba cek guys Instagram gw. Udah pantes jadi wanita surga? Nggak ya? Hehe Tapi semoga Allah memberi rahmatNya kelak untuk menjadikan gw sebagai wanita surga.

Paragraf kedua. Ketakutan itu sempat ada apalagi ketika gw dibilang menelanjangi diri gw lewat sosmed. Nauzubillahi minzalik. Bayangkan kata-kata telanjang yang dipakai. Itu sakit banget dibilang gitu. Padahal kalau dicek lagi gak semua hal gw telanjangin, masih ada bagian dari gw yang menurut gw aurat yang belum disebar di sosmed. Setelah dibilang itu, gw juga sempat selalu berpikir keras untuk posting apapun. Jadi bertanya-tanya, gw sedang telanjang gak nih. So rude ya kiasannya.

Paragraf tiga, apa dibuang aja IG nya? Wahahaha ini kocak. Buang aja pikiran orang-orang yang menjadikan lo insecure guys. Apalagi yang baru hijrah nih ya, lo berproses kok. Semakin lo sering ngaji semakin diri lo paham betul mana yang bisa dishare ke orang mana yang gak perlu. Nanti lambat laun kebiasaan posting A sampai Z lo mengikis dan jadi jarang. Apalagi setelah cibiran itu langsung ditujukan ke telinga lo. Jadi sabar, berproses aja. Instagram juga berguna kok apalagi untuk yang cari referensi belanjaan. Hehe. Dan yang mau promosiin barang jualannya. Jadi pengguna bijak aja coba.

Paragraf selanjutnya, ucapan ustad Nuzul. Sudah kenyang, apalagi yang bicara teman dekat sendiri. Yang bilang you have many problems i know jadi lo kayak gini melampiaskan semua ke sosmed. Tapi sorry, masih ada bagian yang lo gak tau teman. Apalagi gw dibilang, nanti cowok yang pedekate sama lo gak jadi deketin karena lo terlihat memiliki banyak hal yang gak bisa dia imbangi. Atau lo dimanfaatkan orang lain karena mereka tau semua tentang lo. Sekali lagi, gak semua mbak ada di sosmed gw.

Penutup yang baik. Harapan yang harus kita putus supaya gak sengsara ya harapan ke manusia. Jadi diri lo sendiri. Orang baik itu ciri-cirinya gelisah kalau lagi berbuat gak baik. Jadi, diri lo sendiri yang tau nantinya mana yang perlu dishare mana yang gak. Jangan menciptakan insecurity ke diri lo atas omongan orang lain. Be brave and gentle ya. Dan inget lo gak usah jadi orang lain itu juga yang menilai orang sampai mencibur ke orang lain tentang orang lainnya. Intinya gak usah ikut campur sama hidup orang. Kecuali lo tau betul latar belakangnya. Jgn judging !

Udah sekarang instagramnya di-uninstall dulu. Ngestatusnya diberentikan dulu. Karena orang yang tertarik sama kepribadian lo itu bakal dateng dengan ngeliat status atau tanpa ngeliatnya. Chill out ya.

Yuk dihidupkan lagi belajarnya dan baca bukunya. Katanya orang yang sukses yang berani memulai dengan mengasingkan diri. Yuk fokus lagi.

Visi Pernikahan

Dear good eaters,

Beberapa hari lalu ada yang terlintas dipikiran kalau ditanya apa visi pernikahanku. Maka jawabannya ini, ketika aku random membuka mushaf aku temukan apa yang harus aku jadikan visi dalam berumah tangga yaitu, memiliki keluarga yang mendirikan solat.

Dalam beberapa bahasan Ustad Nouman tentang ujian atau cobaan banyak ditemukan bahwa Solat dan Sabar adalah jalan keluarnya. Maka alangkah indah jika ayah, ibu dan anak mereka berdiri bersama bersujud bersama memuji nama Allah. Apalagi jika diingat lagi pelajaran Agama Islam waktu sekolah dulu kalau amal yang akan dihisab pertama kali adalah solat. Jadilah ini yang akan menjadi visi pernikahan yang akan datang.

Maka bagaimana mencapainya, selain menemukan (bukan mencari) pasangan yang mendirikan solat, akupun harus aware dengan diriku, apakah aku pribadi mengutamakan solat setiap harinya?

Lalu setelahnya aku ingin setiap kesempatan ada halaqah di keluarga kecil nanti. Baik ayah atau ibu yang berbagi. Sungguh ini menjadi mimpi kelak ketika berkeluarga. Gak mau meremehkan solat. Gak mau neglect panggilan Allah. Karena pasti aku juga kesel kalau udah suka ngasih perhatian eh orang gak perhatian balik. Aku akan kesel kalau udah suka ngasih waktu di antara waktu sibuk tapi orang lain ga bisa kasih hal yang sama. Mungkin Allah juga begitu.

Untuk teman-teman shalihah yang sedang menunggu. Semoga menunggumu berbuah manis hingga ke surga. Jika yang sudah menikah dan dirimu merasakan bahagia maka aku pinta, doakan aku agar bisa menyusul kebahagiaan itu.

Aamiin

Mepet buat Visa Jepang Korea untuk PNS

Dear Good Eaters,

Karena saya orangnya termasuk deadliner, yang mengerjakan mepet waktu tenggang. Maka beginilah tipsnya.

Perlu diketahui, pasport akan ditahan selama proses pembuatan visa. 

Proses pembuatan visa Jepang, 4 hari kerja. Saya submit tanggal 30 Agustus 2017 dan visa diambil tanggal 05 September 2017. Sedangkan proses pembuatan visa Korea Selatan, 6 hari kerja (di luar tanggal pengajuan). Saya submit tanggal 06 September 2016 dan visa diambil tanggal 14 September 2016. 

Hasil Visa Jepang dan Korea Selatan

Alhamdulillah banget lho, padahal jadwal perjalanan wisata saya ke dua negara itu dimulai di tanggal 16 September 2017. Mepet banget kan? 

Tapi jangan khawatir. Ada yang harus dicek sebelum mengajukan visa Jepang dan Korea untuk kawan-kawan PNS. 

Visa Jepang

Sila lihat persyaratan disini.

Catatan untuk PNS

  • Kamu wajib menyertakan Surat Keterangan Kerja yang menyatakan kamu salah satu karyawan di lembaga pemerintahan dalam bahasa Inggris.
  • Kamu tidak wajib menyertakan fotokopi buku tabungan 3 bulan terakhir atau rekening koran tabungan 3 bulan terakhir. Kecuali kalau kamu suami/ayah yang membawa anak dan/atau istri di perjalanan kamu, maka kamu harus menyertakan setidaknya fotokopi itu. Karena kedubes ingin memastikan kamu bisa ‘hidup’ di Jepang bersama keluarga. Untuk visa Jepang tidak diwajibkan menyertakan Surat Referensi Bank. Untuk saldonya, anggap saja satu hari tinggal disana menghabiskan 1 juta rupiah maka pastikan saldo buku tabungan mengcover akomodasi perjalanan itu.
  • Perhatikan foto yang disyaratkan ya. Bisa cek gambar ini.
  • Untuk itinerary, kamu harus lengkapi dengan nama tempat wisata yang akan dikunjungi, jangan hanya: Day 1 Tokyo, Day 2 Disney Land, Day 3 Osaka.
  • Semua berkas harus berukuran A4.
  • Gak perlu lampirkan Akta Lahir dan Kartu Keluarga kalau kamu mengajukan visa untuk diri sendiri, kecuali membawa keluarga dalam perjalanan ke Jepang.

Sisanya tinggal ikuti yang disyaratkan pada web. Jujur, visa Jepang sangat mudah.

Visa Korea

Sila lihat persyaratan ini.

Atau blognya Ariev ini sangat membantu.

Catatan untuk PNS

  • Kamu wajib menyertakan Surat Keterangan Kerja yang menyatakan kamu salah satu karyawan di lembaga pemerintahan, dalam bahasa Inggris. Lampirkan juga fotokopi SK PNS kamu ya. SIUP tidak diwajibkan jika sudah menyertakan Surat Keterangan Kerja.
  • Wajib juga menyertakan SPT Tahunan dan Bukti Potong 1721 nya
  • Wajib menyertakan Surat Referensi Bank dan fotokopi buku tabungan 3 bulan terakhir yang dilegalisir bank atau rekening koran. Slip Gaji 3 bulan terakhir tidak perlu.
  • Jangan lupa menyertakan fotokopi Akta Lahir dan Kartu Keluarga
  • Agar lebih meyakinkan kalau kamu benar ingin pergi ke Korea Selatan lampirkan juga Bukti booking tiket pesawat dan hotel 

Sisanya sesuai dengan persyaratan pada web.

Untuk Visa Korea Selatan agak deg-degan juga. Dipikiran saya, saya harus lolos dalam pengajuan pertama jangan sampai ada yang kurang. Karena sebelum mengajukan saya coba cari di google persyaratan untuk visa Korea, semua pengalaman berbeda-beda. Tapi yang saya poinkan di atas itu yang saya lampirkan saat penyerahan berkas Visa ke Kedubes Korea Selatan. Dan overall kata petugas loket, sudah terpenuhi.

Kalau gak mau dapat sensasi ketar-ketir mikirin jadi liburan atau gak karena nungguin visa, mending pengajuan visa Korea Selatan dilakukan sebulan sebelum keberangkatan ya. Fyi, kalau di assesment oleh Travel Tour lama pembuatan visa itu 10 hari kerja. Jadi kalau bisa sendiri mah urus sendiri aja :))

Semoga bermanfaat. Dan selamat berlibur!