Quote

#Aliensbuddy: Pillow Talk

Waktu dihadapkan dengan kamu, karena nggak ada pilihan lain (dan aku bersyukur dengan hal itu), aku usahakan untuk nggak menilai kamu. Tapi aku menilai diriku sendiri.

Ada laki-laki yang mencoba untuk membuka dirinya, dengan background seperti itu (kondisi keluarga), dengan yang sedang dia lakukan saat itu, dan cita-cita dia kedepan. Aku mengembalikan ke diriku. Apa aku bisa menerima background itu, ridho jika masuk ke dalam keluargamu, dengan keadaan yang sekarang (long distance relationship) apa aku punya modal untuk kuat jadi teman hidupmu, dan apa aku bisa jadi bagian dari cita-citamu. Itu yang ada dalam setiap gerak perilaku saat mencoba mengenalmu. Aku hindari menilai kami. Karena kalau begitu aku akan selalu mengoreksi dan merasa ada yang nggak pas.

Di surat An-Nissa, disebutkan Allah ciptakan Adam lalu darinya Allah ciptakan Hawa. Berarti Hawa itu bagian dari dirinya Adam, Allah bukan menciptakan 2 manusia sekaligus saat itu tapi satu, dan dari rusuknya Adam terciptalah Hawa. Jadi aku berpikir, apakah aku bagian dari kamu? Ibarat puzzle, apakah aku the missing peace?

Lalu kamu menambahkan.

Itu dari sisi perempuan. Kamu pernah bilang Allah ciptakan Hawa karena Adam kesepian kan? Butuh teman hidup. Karena kalau ingin bermain bersama malaikat, malaikat-malaikan sibuk melakukan tugasnya, ada yang setiap waktu bersujud, setiap waktu berzikir, tidak ada waktu hanya sekedar berbincang. Jadi laki-laki memilih perempuannya karena dari perempuan itu si laki-laki merasa ditemani, bisa merasa nggak kesepian, merasa cukup dengan perempuannya. Seperti aku yang cukup denganmu.

Image

Fungsi Menikah: Menjaga Pandangan

Capture+_2019-01-08-08-32-00.png

Menundukan pandangan bukan hanya berlaku untuk melihat lawan jenis, tapi juga melihat kemewahan, tidak ikut campur kehidupan orang lain, menahan diri untuk tidak membicarakan orang laindan sebagainya.

Gurunda pernah bilang nikah itu SEHARUSNYA bisa bikin kita menahan pandangan kita dari hal-hal yang nggak baik. Yang tadinya matanya jelalatan jadi lebih tenang untuk menahannya karena pandangan mata pasangan sendiri sudah cukup (berlaku untuk perempuan juga lho). Yang waktu single kalap kalau lihat barang lucu dan branded, nikah bisa bikin nggak kepingin karena ingat sama rencana masa depan dan selalu kepikiran sama kebutuhan orang-orang rumah. Yang dulu suka hangout bercampur laki-laki dan perempuan jadi merasa bukan gayanya lagi, merasa aneh kalau ikut-ikutan karena lebih penting menjaga perasaan pasangan. SEHARUSNYA.

Karena katanya hal itulah hikmah yang bisa diambil dari ayat Allah, “istri kalian adalah pakaian untuk kalian. Dan kalian adalah pakaian untuk istri kalian.”Al Baqarah 187. Semoga semakin tua umur kita semakin dewasa juga cara berpikirnya. Ini hanya sebagai pengingat, karena ternyata berhijab nggak cuma menyembunyikan helaian rambut di dalam kerudung tapi juga sikap dan perilaku. Dan menikah bisa menjagamu dari hal-hal buruk. Percayalah. Allah nggak akan memberikan perintah kalau bukan untuk kebaikan kita.

Wallahu a’lam

 

Quote

Ternyata kunci sukses suatu hubungan nggak cuma komunikasi, tapi respek. Laki-laki mestinya tahu perempuan butuh disayang dan diperhatikan. Perempuan seharusnya juga tahu laki-laki maunya dijadikan sandaran tapi sesekali ingin dimanja. Ketika peran dimainkan, dan saling menjaga perasaan. Maka benar mengapa tulang rusuk diciptakan di dada, bukan di kepala untuk ditinggikan, bukan di kaki untuk diinjak tapi untuk jalan beriringan dan saling merangkul.

Sudah setahun kita saling mengenal. And I can’t wait for what Allah prepared for us. Karena aku yakin rencana Allah jauh lebih baik. Lahawla walaquwwata ila billah.

 

Jomblo? Coba Ikuti Teori ini

Dear Good Eaters,

b650fb24a69976bafd3a96b0ae438506.jpg

sumber: pinterest

Sebenarnya waktu kita SD/SMP kita pernah gak sih dapat pelajaran Biologi yang membahas alat reproduksi dan prosesnya? Kok aku merasa baru menyadari ternyata proses itu sungguh luar biasa dan bikin amazed. Belum lama, aku baca artikel tentang bagaimana bayi diciptakan di laman bukupedia-bayi-tercipta.

Ternyata prosesnya sangat detail, subhanallah. Dalam artikel itu disebutkan bahwa sel telur diciptakan jauh sebelum perempuan lahir, setelah lahir dalam tubuh perempuan terdapat satu hingga dua juta sel telur yang bisa mati seiring bertambahnya usia. Ketika masa menstruasi hingga menapouse, perempuan bisa mengeluaran 400 sel telur selama masa suburnya. Selama siklus menstruasi berlangsung, biasanya pasca haid satu dari tiga sel telur berkembang di ovarium, dan sel telur yang mudah terlepas akan dikeluarkan dari indung telur/ovarium, dan inilah yang disebut ovulasi. Saat masa ovulasi/masa subur ini, sekitar 12 sampai 14 hari sebelum hari haid berikutnya sel telur yang akan keluar dihisap oleh bagian yang bentuknya seperti tulip, dilarikan ke tuba falopi. Saat ovulasi inilah waktu yang paling tepat jika dibuahi oleh sperma. Jika sel telur tidak dibuahi, maka akan mati/luruh ketika masuk ke uterus/rahim dan terjadilah menstruasi. Selama perjalanan menuju uterus, yaitu di tuba falopi sel telur dibuahi oleh sperma. Sperma berenang dari serviks ke tuba falopi, mereka mencari sel telur yang cocok.

Berbeda dengan sel telur yang jumlahnya telah ada dari perempuan lahir, sperma pada tubuh laki-laki diproduksi secara terus menerus sebanyak jutaan sperma yang tujuannya hanya untuk membuahi sel telur.  Sperma ini hanya bisa hidup selama beberapa minggu di dalam tubuh laki-laki maka dari itu laki-laki harus bisa memproduksi lagi spermanya, dan hanya dibutuhkan dua atau tiga bulan untuk memproduksi sperma yang baru. Sekurang-kurangnya ada 40 juta sel sperma yang dikeluarkan saat ejakulasi, tapi selama perjalanan ke tuba falopi hanya ada beberapa lusin sperma yang masih bertahan hingga hanya satu sperma lah yang berhasil membuahi sel telur.

Dari teori yang sungguh Biologic ini, kita bisa kaitkan dengan proses pertemuan jodoh kita lho. Dalam Al Quran Surat At-Thariq ayat 5-8, Allah memerintahkan kita untuk memperhatikan dari mana kita diciptakan. Dari situlah kita dapat mengambil suatu pelajaran. Pernikahan sempat menjadi hal yang membuat aku galau berkepanjangan, hehe. Banyak dari teman dan kajian-kajian yang aku hadiri/dengar memberikan nasihat kepadaku agar bersiap dengan memperbaiki diri tanpa harus bersikap agresif kepada laki-laki. Banyak itu yang bilang, ikhtiarnya cewek dalam bertemu jodohnya itu dengan cara diam. Nasihat itu mujarab sih untuk kehidupan aku, karena ketika aku sudah gak ambisi untuk mendapatkan laki-laki yang begini begitu sesuai dengan karakter pasangan ideal menurutku, jodoh itu malah datang. Kalau dicari hikmahnya dari proses pembuahan, sel telur (perempuan) dipersiapkan dalam ovarium lalu jika sudah siap dia mudah untuk keluar lalu diperjalanan menuju kehamilan dia bertemu dengan sperma (laki-laki). Sperma yang menghampiri sel telur, bukan begitu? Tapi sel telur yang gimana sih yang keluar dari indung telur (rumah)? Ya Sel telur yang sudah berkembang (dewasa) yang siap untuk dibuahi (dinikahi).

Jadi untuk wanita-wanitaku diluar sana yang belum juga menemukan lelakinya, coba ikuti sikap sel telur, dia menyiapkan diri (dengan ilmu, spiritual, fisik) lalu keluar dari zonanya untuk bergerak sambil menunggu lelakinya menghampiri. Jadi perempuan itu bukan literally diam dalam menunggu jodohnya tapi tetap bergerak membuka diri dengan cara yang baik.

Dan untuk kamu para lelaki, kalian harus benar-benar berusaha jika ingin mendapat wanita yang sesuai (baik) untuk kamu jadikan teman hidup. Dari jutaan sel sperma yang berenang dalam rahim perempuan hanya yang kuat yang bisa bertahan. Maka, setiap kalian harus melatih diri juga supaya ketika merasa sudah siap untuk membina rumah tangga kalian bisa menjadi satu yang pas dan gentle untuk wanitanya. Ingatlah menikah adalah salah satu dari tiga hal yang seriusnya itu serius dan bercandanya juga serius.

Semangat terus ya jangan pantang menyerah dalam berharap dan bersiap. Soal jodoh itu kuasa Allah setiap orang berbeda-beda tapi kalau ada cara yang baik untuk mendapatkannya kenapa harus memilih cara lain yang buruk. Semoga Allah membimbing kalian 🙂