Pelajaran dari Sebuah Pensil

Dear you,

Masih amazed sama otak penulis yang nemu ide, ambil pedoman hidup dari sebatang pensil.
Kurang lebih gini yang ditulis kakek Paulo.
Seorang cucu dengan neneknya:
Nek lagi nulis apa? Nulis tentang aku ya | iya tapi ada yang lebih penting lainnya dari menukis tentang kamu, ada 5 pedoman hidup dari sebuah pensil | apa tuh nek?
1) kamu dapat menulis apapun dengan pensil ini, begitu juga dirimu kamu bisa melakukan apapun, perhatikan apa yang kamu lakukan.
2) sesekali nenek perlu meraut pensil ini supaya tajam. Pasti pensil merasa sakit
Begitu juga kamu. Kepahitan/kesakitan dalam hidupmu bisa menjadikan dirimu lebih kuat
3) hal paling penting dari pensil  bukan luarnya (kayunya) tapi granit di dalamnya, maka perhatikan apa yang selalu ada dalam hatimu.
4) pensil tidak keberatan penghapus menghapus kesalahannya. Biarlah dirimu memperbaiki kesalahan di masa lalu. Semua itu upaya untuk mendapat keadilan.
5) menulis dengan pensil pasti akan meninggalkan begas, maka beware apa yang kamu lakukan akan pula meninggalkan bekas, biar kebaikan saja yang kau tinggalkan.
Semoga bermanfaat 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s