Transisi

image

Dear you,

Hari ini:
★ ketemu Powerful Muslimah
★ ketemu Upha dan curhat
★ konfirm Celfit kalo nggak jadi
★ batal nonton Avengers

Sebelum papa meninggal (well gw belum pernah cerita ttg ini di blog, next time ya), gw sempet kepikiran untuk ngabarin ke grup kalo gw kangen ngelingker sama cewek-cewek ranum gw, ngaji, inget Allah bareng-bareng. Well akhirnya 2 minggu lalu bilang ke mereka, biarpun nggak full team akhirnya kita liqo (malu sebenernya nyebut liqo orang masih atong, akhwat sepotong) juga pagi tadi.
Yang isi kultum (lagi dan maap karena gw demen sharing) gw, karena satu hal, gw amazed sama penggalan ceramahnya ustad NAK (soal doi udah pernah gw bahas belum di blog? Kapan-kapan yah) dan gw pengen teman-teman tau. Kurang lebih begini materinya:

Berpikir dengan Hati. Umumnya dari kita berpikir dengan otak, tapi akan lebih dapat esensinya jika berpikir dengan hati. Oke, ahli biotani bisa tahu berapa umur suatu pohon, kapan dia akan mati. Dengan otak kita yang belajar biologi bisa begitu. Tapi bagi yang bukan ahli botani jika berpikir dengan hati, akan tau bahwa ya suatu makhluk memang punya umur. Bahwa esensinya Allah menghidupkan yang mati dan sebaliknya, nggak yakin? Cek Qurannya. Dan cek selengkapnya disini http://nakindonesia.tumblr.com/post/116969307877/thinking-with-your-heart
Kalian sungguh akan sama amazed nya sama gw.

Setelah itu baru masuk ke materi, judulnya sih Jalan Cinta Para Pejuang (sadur dari judul buku ustad Salim A Fillah, ini sungguh buku rekomen) kalo Leli bilang. Intinya tentang hidup itu nggak ada istirahatnya dari masalah dari kewajiban dari tugas-tugas. Jadi menurut Leli dari kajian yang pernah dia ikuti, ada 5 permasalahan paling crusial dalam hidup manusia 1) jomblo seumur hidup 2) tidak juga dikaruniai anak 3) rumah tangga tidak harmonis 4) penyakit yang tak kunjung sembuh 5) hidup dalam lilitan hutang. Coba mau dan bisa nggak milih dari lima itu mending kita menghadapi masalah yang mana. Nggak mau kan? Bahkan ada lagi kelimanya nggak masalah tapi dia jauh dari Allah. Sungguh nauzubillahi minzalik ya…
Kira-kira apa yang jadi penyebabnya masalah dihidup kita datang? Kalo kata Aa Gym, masalah ada bukan karena masalahnya itu sendiri tapi karena ada yang salah dari hubungan kita sama Allah. kita kurang dekat, kurang khusuk, kurang lurus niatnya. Dan gimana caranya untuk bisa mengurangi juga menjauhi kita dari masalah itu, Salah satu kuncinya bersahabatlah dengan Quran. Kitab yang beribu abad dijaga sama Allah, ketika kita bersahabat dengannya maka otomatis kitapun dijaga oleh-Nya. Yeah, noted for myself. Semalas apapun jangan tinggalkan aktivitasmu tanpa quran, bahkan hanya mendengar tilawah.

Leli tadi nyinggung sedikit tentang Imam Ali, gimana kita nggak boleh ngejudge orang lain. Setiap manusia punya bitter and sweet sendiri, nggak bisa disamakan. Mungkin dia oke dimata kita tapi nggak tau ternyata tiap malam dia menangis. Soal Imam Ali, kita tau sosoknya kece banget, punya istri seorang putri dari Rasul, punya paman sekaligus mertua seorang rasul, pintar, bijak, serba kece deh. Tapi Ali dan Fatimah diuji Allah juga, dengan mereka sangat bertidak kecukupan, pernah 5 hari berturut-turut mereka cuma puasa sahur dan berbuka pakai air, subhanallah. Sampe Fatimah nangis dan mau ngadu ke Rasul saking nggak taunya mesti gimana lagi. Tapi disaat baru berhadapan dengan Rasul, sebelum Fatimah cerita ke Ayahnya itu, Rasul membuka jubah dan diliat kalau perutnya diganjel dengan batu. YaAllah, ternyata Rasul sebulan nggak makan, berpuasa tiap hari. Seorang Rasul sebegitunya. Kita apa? Laper dikit aja resek banget *korban iklan* hehe.
Materi ini ingetin aku ke Quran, disitu banyak kisah menyedihkan. Isa dengan kaumnya, Musa dengan Firaunnya, Maryam dengan kevirginannya, Ibrahim dengan kehidupannya, yunus dengan kegelapannya, Yusuf dengan keluarganya, banyak lagi. Lalu kita apa dibandingkan mereka? Lalu masalah kita seberat apa kalau dibandingkan dengan punya mereka. Semoga kita bisa belajar dari kegigihan dan ketaatan mereka.

Mungkin karena kita kumpulan cewek ranum, jadi liqo kitapun menyinggung masalah hati masalah kejombloan kita yang belum berkesudahan. Leli yang udah nikahpun jadi ya banyak cerita tentang temannya dan kehidupan setelah jadi istri dan ibu. Kita jadi banyak sharing tentang apapun yang kita tau tentang jodoh, rumah tangga, pernikahan anak. Banyaklah yang dibicarain, intinya satu yang tahu hati kita Allah biar Dia yang menuntun kita. Soal jodoh siapapun dia hati-hati dengan ucapan,dia bisa jadi doa. Yang penting gimana kita punya prinsip dan misi berumah tangga. Karena terkadang  gw bisa bilang gw nggak mau punya suami yang gini, ternyata malah dikasih yang gini tapi begitu. Atau malah dapatnya jauh dari ekspektasi. Dan gimana niat kita waktu mau nikah, jangan terlalu ngoyo. Yang mau nikah karena mau punya anak banyak ternyata nggak bisa. Yang mau nikah karena untuk ngebanggain ortu tapi ternyata malah bikin mereka khawatir. Ingat aja gini Gen, seperti waktu magrib, buka puasa (menikah) sungguh nikmat, tapi waktu magrib berbeda-beda ditiap wilayah kan. So, Santai aja tapi jangan lalai.

Semoga kita bisa banyak belajar, gali ilmu dan praktekan. Mohon doa agar cepat diikat oleh yang sudah tertulis, yANg terbaik menurut Allah supaya bisa mengikuti sunah Rasul dan nikmatin jannah-Nya. Aamiin ya Rab.

Terima kasih untuk hari ini Allah, teman-teman, mama yang izinin aku pergi. 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s