Untuk Wanitaku

Hey dears,

Tuhan menciptakan kita dengan rasa, dengan kelemah lembutan. Hemm, lembut tapi lemah? Ya itu wanita. Apalagi jika pria bersamayam dalam hatinya, bagaikan kumbang hinggap pada kelopak bunga. Wanita lemah akan perhatian pria. Kita tidak bisa menyalahkan, begitulah wanita. Sudah fitrahnya lemah. Tapi jangan lantas menjadikan itu sebagai alasan. Kuatkan hatimu. karena kelemah lembutan wanita bisa menjadi bumerang untuk dirinya sendiri.

Untuk wanitaku yang masih mengenang si dia, seperti melekat permanen pada pikiran kita. Buang jauh-jauh. Siapa dia sehingga meninggalkan bayangannya pada setiap gerak kita? Siapa dia sehingga membuat kita terlena dengan khayalan semata?

Setiap wanita harus kuat. Tuhan telah berfirman, dan pastilah firmannya tak bisa disalahkan bahwa tiap-tiap manusia berpasangan. Yakin saja dengan firmannya. Jika sekarang dia menghindar, jika dia tidak bisa kita miliki, memang bukan jodohnya.

Saya kerap kali gemas dengan wanita yang dengan percaya dirinya dan gede rasanya berpikir bahwa si dia yang dia taksir juga balik suka dengannya. Belum ada bukti konkrit, kenapa bisa menyimpulkan demikian? Bahkan pria yang bersikap baik pada kita belum tentu dia suka juga.

Sudah lah. Jangan berandai-andai. Ingat jika hari ini kamu memikirkan nya, setiap aktivitas kamu ingat dia,setiap lagu kamu hubungkan dengan momen-momen dengannya sehingga kamu berandai. Padahal belum tentu buat dia sama, bahwa dia mengenang kita disetiap aktivitasnya, mungkin saja hari ini hari Selasa biasa seperti yang terlihat pada kalender di meja kerjanya.

Sudahlah, saatnya kamu tidak melelangkan hatimu untuk dia yang tak pasti. Kalau dia orang yang kamu suka, okay itu tidak salah. Rasa suka rasa cinta itu fitrah manusia, sekali lagi fitrah manusia. Bahkan sejarah adanya manusia di dunia didasari cinta antara Adam dan Hawa. Tapi apa lantas kamu menghabiskan waktu untuk memikirkannya. Simpan saja. Nanti akan terbukti rasa itu bertahan atau tidak.

Dan, hey, disetiap dua menit lamunan mu tentangnya orang lain sudah menciptakan satu inovasi terbaru untuk generasi masa depan. Lepaskan hobi mengenangmu. Lepaskan karena itu bisa melalaikan.

Jalan masing-masing saja. Jika kamu bilang itu jatuh cinta. Cinta yang sebenarnya tak akan menunggu. Dia mempersilahkan atau dia memberanikan. Mempersilahkan yang lain untuk mengutarakan atau memberanikan dirinya sendiri untuk mengutarakannya.

Untuk wanitaku, biarlah jalani hidup untuk berkarya saja. Jalani hidup untuk menginspirasi. Lupakan yang tak pasti. Semua tak akan tertukar, bahwa kita dilahirkan dari rahim ibu kita pun tak akan ada penyesalan dari Tuhan ‘oh, Aku telah salah menaruh dirinya pada seorang ibu yang ini’. Tidak, tidak akan pernah begitu. Tuhan tak pernah salah, wanitaku.

Mulai hari ini lupakan atau kau tak kan merasa cukup dan terus terkukung pasrah.

Posted from WordPress for BlackBerry.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s