Catatan Malam

Ini aneh.
Tapi terjadi, entah kebetulan atau pertanda.

Ada suatu ketika dimana Sarah memendam pemikirannya sendiri, bahwa ia bisa melihat banyak kesamaan antara dia dan Ram.
Bahwa ia bisa merasakan hal yang sama seperti dalam cerita-cerita Ram.
Sampai selang beberapa lama kemudian Ram yang berkata, “aku melihat diriku pada dirimu”.

Tak terkatakan tapi terkatakan juga.

Sungguh, selanjutnya, yang ini pun aneh.
Tapi terjadi.
Entah ini suatu kebetulan atau memang pertanda.

Ada suatu ketika dimana Sarah selalu asyik bermain di dalam pikirannya, mengutarakan banyak ide, cerita, berbagi curahan hatinya dengan seseorang yang tak tampak yang dia ciptakan sendiri, yang seolah itulah Ram. Ram yang mau menjadi teman setianya berimajinasi, menceritakan mimpi-mimpi.
Seperti ada di dunia yang lain. Di dunia seolah mereka bersama. Tapi Sarah simpan sendiri, biar dia yang bermain sendiri.
Sampai selang beberapa waktu, Ram yang mengatakan, “aku menyimpan kamu dalam pikiranku, seolah-olah kamu selalu ada disampingku. Aku biasanya akan berbicara sendiri dalam pikiranku, bercerita kepada kamu, teman virtualku.”

Ini aneh.
Yang tak terkatakan, akhirnya terkatakan.
Apa ini pertanda?

Posted from WordPress for BlackBerry.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s