Random Tandem Malam

Berhembus angin malam, suara jangkrik bersautan
Tlah ku lewati setiap potong kejadian hari ini
Susah senang sama saja
Hanya sepotong bait rindu yang terulang.

Rembulan bersinar, aku duduk terdiam
Tak bisakah angin memenangkan hatiku dengan menyampaikan kabar dari setiap penantian?
Mungkin bukan saat ini, karena bait rindu itu tetap menjadi bait penghantar tidur.

Lupakan, buang dan enyahkan
Itulah pikiran yang menghantui ketika bait itu kembali berlagu, memenuhi hatiku yang kosong
Debar, angan, cemas
Silih berganti datang.

Bisakah penantian ini berakhir?
Atau haruskah sebuah penantian memerlukan pengorbanan?
Berkorban untuk melangkah pasti, menapaki hari lebih jauh lagi
Karena mungkin bukan di sini, ada tempat lain dimana aku tak lagi sebagai yang menanti.

Posted from WordPress for BlackBerry.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s