08:08

Inisial.
Hanya sebuah kebiasaan. Jika melihat jam dengan jarum jam dan jarum menitnya menunjukan angka yang sama, mungkin ada orang dengan urutan huruf tersebut yang sedang memikirkan kita. Ah itu hanya lelucon jaman SMP waktu taksir-taksiran disebut cinta monyet.
Tapi entah aku percaya. Apalagi setelah bertemu dia. Aku merasa, ya hanya perasaan sih. Ketika melihat angka 08:08 di jam pada layar handphone maka saat itu aku percaya dia sedang memikirkan ku atau hari itu pasti dia akan menghubungiku.
Ketika aku dia berselisih paham, pasti moment 08:08 terlewatkan. Ah ya, 8 urutan huruf inisial namanya, H. Ya pasti yang kulihat 08:07 atau 08:09 dan pada hari itu juga tidak ada telepon atau sms. Walapun jika aku sengaja menunggu, waktu itu pasti terlewatkan. Kalau gini suka berubah uring-uringan.
Semenjak berkenalann dengannya semua hal terasa aneh apalagi setelah kata suka terucap sebagai lanjutan dari kata kagum. Ternyata memang benar hubungan jarak jauh memberikan sensasi tersendiri. Ketika kita secara intensif berbicara atau mengobrol dengan seseorang, biarpun itu jauh. Maka ada emosi batin yang terbakar pada diri kita. Seperti ada ikatan, seperti pikiran ini lebih sering terkoneksi. Aku sering membuktikan, ketika satu hari aku memikirkannya hampir pada seluruh aktivitasku, pasti dia pun begitu. Emosi batin lebih terasa ketika saling berjauhan. Lucu memang. Aneh juga.

Posted from WordPress for BlackBerry.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s