Gallery

Meet By The Fate

Dear,

Sesungguhnya kita semua berawal sebagai orang asing.

Itu kalimat yang sering saya renungi ketika bertemu dengan orang baru, bermain dengan teman-teman atau bahkan berkumpul dengan keluarga. Sama seperti ke-6 teman saya yang akan saya ceritakan, sebelum kami kenal, kami bertemu, kami adalah masing-masing individu yang asing. Tidak ada suatu kejadian yang terjadi karena kebetulan, bukan begitu? Ada sesuatu yang tak kasat mata atau biasa disebut idle-hand, yaitu Allah Ta’ala yang menggerakan hati kita, kaki kita untuk menyapa, bertemu sampai akhirnya menjalin hubungan pertemanan.

Ipit-Insa-Ayu-Nindy-Genis-Irna-Ipeh

Itu pula yang saya rasakan ketika akhirnya bisa berkumpul dengan mereka. Sejarah perjalanan bagaimana kami bisa bertemu dengan formasi seperti ini cukup panjang. Berawal dari saya, Insa, Irna dan Ipit yang senang berbagi cerita apapun, berbagi pemikiran, hobi dan bahkan berita. Sampai akhirnya Nindy ikut bergabung dan mengenalkan temannya, Ayu, kepada saya. Dan ternyata kami satu kegemaran, gemar bercerita dan berbagi. Lalu Ipeh pun datang ikut bergabung.

Saya tidak berpikir sampai sejauh ini, maksudnya sampai akhirnya kami membentuk sebuah nama dan tempat serta hari dimana kami berkumpul dan berbagi secara khusus. Powerful Muslimah, ya itu nama kami. Insha Allah, kata orang nama itu adalah doa, kami berharap bisa terus menjadi seorang muslim yang bersemangat serta kuat menuju kemenangan…

Dan Sabtu (6/10) kemarin adalah kali pertamanya kami berkumpul dengan misi yang sama. Kami membentuk sebuah Liqo (majelis taklim kecil yang kegiatannya mengaji dan mengkaji Al-Quran, Hadist, serta Islam itu sendiri sebagai agama yang kami anut). Dan tidak hanya itu, karena motto kami sharing is caring, maka kami pun berbagi cerita tentang hobi, passion, serta info ter-update. Pokoknya pertemuan yang bermanfaat, aamiin. Insha Allah, kegiatan ini akan berlanjut di Sabtu berikutnya.

Subhanallah, semua ini atas kehendak-Nya. Padahal sebelumnya hanya perencanaan saya dan tiga teman saya diawal. Rumah kami berjauhan, tempat kami berkumpul di Depok, tetapi ada yang tinggal di Jakarta Pusat, Bekasi dan Tangerang. Mungkin inilah yang namanya proses belajar dan pendewasaan, kami mulai memahami bahwa hidup dengan seimbang itu yang terbaik. Bahwa ketika hati ini terasa kosong, bukan hanya keluarga, teman, pekerjaan kantor, tugas kuliah, film favorit, lagu-lagu indah yang mengisi kekosongan itu, tapi ada hal lain yaitu berkumpul untuk memupuk ilmu kecintaan terhadap Tuhan, Allah Ta’ala.

Semoga kebaikan selalu menyertai orang-orang yang mau belajar dan menggali ilmu. Orang-orang yang yakin dan berpikir positif. Aamiin. Semoga kami, PM girls, bisa terus konsisten mempertahankan misi ini. Dan kedepannya bisa bermanfaat bagi orang banyak. Belajar, belajar dan belajar. Jangan lupa dengan program dan target kita ya. Kita harus saling mengingatkan ya~ Love you for Allah, guys!

Friends on that Day will be enemies one to another, except al-Muttaqoon (i.e. those who have Taqwa) (Quran 43:67)

Ketika kalian melihat orang yang sedang beribadah atau berkumpul melakukan pengajian bukan hanya karena mereka alim atau taat, tetapi sesungguhnya mereka memiliki dosa terhadap Tuhan, memohon ampun dan ingin memperbaiki diri. Istilahnya men-charge diri agar tidak jauh dari kebaikan. Setuju dengan pendapat saya?

@damnistrue : Some say people change. I say they’re just becoming what they were always meant to be.

-xoxo

3 thoughts on “Meet By The Fate

  1. Teguh Puja says:

    Semoga memang ikatan pertemanan ini berubah menjadi ikatan kekeluargaan. Dan masing-masing sama-sama merasakan manfaatnya.😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s