Serial Omar (Umar Bin Khattab) Episode 3

Omar adalah potret figur yang kuat dalam revolusi Islam pertama yang secara umum merubah wajah Timur Tengah secara keseluruhan.

#Cast

  • Umar Bin Khattab (Samer Ismail)
  • Abu Bakar Ash Shidiq (Ghassan Massoud)
  • Usman Bin Affan (Tamer Arbeed)
  • Hamzah Bin Abdul Muthalib (Mohamed Miftah)
  • Bilal-i Habesi (Faysal Amiri)
  • Abdullah bin Massoud (Jaber Jokhadar)
  • Zaid Bin Khattab (Mahmoud Nasr)
  • Abu Sufyan (Fathi Haddaoui)
  • Abu Jandal (Majd Feda)
  • Amr Bin Ash (Qashin Mlho)
  • Khalid Bin Walid (Mehyar Khaddour)
  • Ikrimah Bin Abu Jahal (Hicham Bahloul)
  • Wahsyi Bin Harb (Ziad Touati)

#Trailer Episode 3

#Isi Cerita

Episode ini menceritakan tentang tindakan yang dilakukan kaum Quraisy terhadap Nabi Muhammad, mereka mencoba melakukan berbagai cara untuk Melawan nabi.

Meneruskan episode 2 kemarin, episode ini dimulai dari pertemuan petinggi Quraisy yang sedang berdiskusi tentang bagaimana melawan Nabi Muhammad. Abu Jahal (Abu Hakam) menyarankan untuk segera berperang,  sedangkan petinggi Quraisy lain masih menimbang-nimbang saran tersebut. Beberapa petinggi Quraisy memusuhi Nabi Muhammad karena mereka iri mengapa Allah memilih Nabi Muhammad sebagai Rasul padahal ada mereka yang lebih terpandang dan kaya. Umar ra akhirnya ikut bicara, menurutnya kalau langsung mengambil jalan perang maka akan mempercepat apa yang seharusnya bisa dihindari, yaitu perpecahan sanak saudara, kehancuran dll. Maka beliau memberi saran untuk menemui Abu Thalib (paman nabi) untuk meminta dia yang menghentikan Nabi Muhammad untuk berhenti menyebar luaskan agama Islam. Saran Umar ra tersebut disetujui para petinggi Quraisy yang ada disitu.

Di hari lain, Abu Bakar ra memberikan nasihat kepada kaum muslim di atas bukit,untuk tidak mencemaskan petinggi Quraisy dan kearoganan mereka. Beliau mengingatkan bahwa Allah lah yang menentukan nasib seseorang. Jangan terlalu memperdulikan mereka dan jangan pula putus asa, karena perilaku yang baik dan halus akan selalu membuahkan hasil yang lebih baik.

Pada hari dimana Petinggi Quraisy bertemu dengan Abu Thalib, mereka malah meminta Abu Thalib untuk segera menyerahkan Nabi Muhammad, jika tidak maka mereka akan memerangi Nabi beserta Abu Thalib dan membinasakan kaumnya. Biarpun Umar ra berdiri bersama petinggi Quraisy saat itu, tetapi beliau tidak setuju karena dia berpikir petinggi Quraisy tidak memiliki moral. Dia mengatakan kepada Zaid dan Ayyash, jika meminta Abu Thalib menyerahkan Nabi Muhammad kepada mereka berarti mereka menjatuhkan kehormatan dan mengina Abu Thalib, karena orang Quraisy menjunjung tinggi persaudaraan.

Biarpun Umar ra sangat membenci nabi Muhammad dan tindakannya menyebarkan agama Islam tetapi menurut Umar ra, moral dan integritaslah yang harusnya muncul ketika menghadapi masalah. Jika hanya mengandalkan perang, maka orang-orang yang menaruh harapan pada pedanglah yang akan terjebak.

Ditempat lain Utbah bin Rabiah (Abu Walid) mengunjungi rumah Abu Hudzaifah yang saat itu sedang makan bersama Salim, budaknya. Abu Walid terkejut melihat putranya bersikap seperti itu, menurutnya itu merendahkan dirinya. Lalu mereka meperdebatkan perbedaan manusia ketika meninggal dan dikubur.

Pada episode ini masih ditutup dengan diskusi petinggi-petinggi Quraisy, mereka mendiskusikan apa yang selanjutnya harus dilakukan ketika sudah berkali-kali bertemu dengan Abu Thalib tetapi tidak membuahkan hasil apapun. Umar ra pun menjelaskan pemikirannya, seperti dia menjelaskan kepada dua kerabatnya Zaid dan Ayyash. Jika sudah menghinakan satu kaum maka akan dihinakan oleh seluruh orang Arab.

Ada sebuah syair yang disebutkan Umar ra,

Barang siapa yang tidak mendukung anaknya tidak akan membantu tetangganya.

Oleh karena itu, Umar ra memberikan saran untuk tidak mempercepat konfrontasi terhadap keluarga Bani Hasyim dengan kekerasan dan pemutusan kekerabatan. Bagaimanapun juga menurutnya, dulu Abdul Muthalib (Kakek Nabi) menjadi pemimpin nomor satu di Quraisy yang tidak terkalahkan.

#Kataku

Ada beberapa hal yang bisa dipelajari dari episode 3 ini, mengenai musyawarah. Seperti cerita diawal mengenai saran Umar ra lebih diterima petinggi Quraisy dibandingkan saran dari Abu Jahal. Musyawarah bertujuan agar semua orang mengeluarkan pendapatnya sehingga anggota bisa memilih tindakan/saran yang terbaik. Bukan karena Umar ra masih muda dan keponakan dari Abu Jahal lantas dia tidak boleh mengeluarkan pendapat dan harus mengikuti saran pamannya itu. Seperti yang Umar ra bilang, musyawarah bukan untuk berkompetensi dalam pendapat tetapi menemukan jalan yang tepat.

Selain itu mengenai kesabaran dalam menghadapi musuh. Seperti yang dikatakan Usman ra bahwa yang berperilaku jahat maka balaslah dengan berperilaku baik, yang keras sebaiknya dihadapi dengan kesabaran dan kebijaksanaan. Jika tidak, musuh yang akan menang karena mereka berhasil membuat kita seperti mereka.

Dan, adegan Utbah dan anaknya Abu Hudzaifah yang berdebat setelah melihat Abu hudzaifah makan bersama budaknya di satu piring. Disitu dikatakan bahwa baik Tuan dan budak sama-sama mati dan dikuburkan dalam tanah. Dan ketika manusia mati mereka tidak membawa apa-apa kecuali amal baik mereka.

Aku bukan ahli agama, jadi tulisanku ini menjadi pengingat juga bagi diriku pribadi. Semoga penceritaan kembali tentang serial Omar episode 2 ini bermanfaat.

#Notes

Tulisan ini dimaksudkan hanya untuk berbagi pengetahuan. Aku bukan ahli dalam sejarah, apalagi sejarah Islam. Aku hanya mengagumi cerita dari serial ini, dan ingin sekali berbagi isi cerita kepada semua orang, karena banyak sekali pelajaran yang bisa didapat, nasihat yang bisa membawa kita untuk muhasabah (introspeksi) diri. Sosok Umar ra patut dicontoh bagi setiap makhluk, karena tiap makhluk harus bisa memimpin dirinya sendiri. Aku hanya membuat sinopsis berdasarkan apa yang didapat dari serial ini. Wallahualam bishawaf.

#Source 

youtubemmbc1; mnctv

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s